FATWA

Hukum Jasa Top Up Dompet Virtual

Penanya :

Bagaimana hukum kita jual top  up saldo di dompet virtual, sedangkan kita tidak mengetahui dana tersebut akan digunakan untuk apa?

Jawaban :
Apa yang dilakukan oleh orang yang membuka jasa top up, adalah dengan mentransfer e-money dan dia mendapatkan fee dari transaksi, praktek semacam ini hukumnya boleh, ini adalah hawalah atau jasa transfer. Seperti anda mengirim uang kepada si fulan yang ada di kampung sebelah dengan bantuan orang lain, dan anda memberikan jasa kepadanya. Ini ada jual beli jasa biasa, ketika anda memberikan uang untuk di transferkan, maka penyedia jasa itu betul – betul memberikan layanan, dan upah yang dia dapatkan adalah upah atas layanan yang dia berikan.

Adapun pemilik saldo, membeli hal – hal diluar syariat misalkan khamr, maka itu bukan tanggung jawab dari penyedia jasa, itu adalah tanggung jawab murni dari pemilik saldo.

***
Dijawab oleh Ustadz Dr. Muhammad Arifin Badri, M.A. حفظه الله

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ingin Bertanya Kepada Asatidzah
Dewan Fatwa?

Kirim pertanyaan anda dengan klik tombol dibawah ini

Kirim Harta
ke Akhirat

Dukung dakwah kami untuk bisa terus menebarkan dakwah sunnah dan cahaya ilmu agama.

 

Ada banyak sekali ladang pahala dengan sedikit menyisihkan harta untuk donasi operasional Fatwa TV & WAG Dirosah Islamiyah.